close

Info Berita

Berita UtamaInfo Berita

Kemendikbud: UN 2017 Hari Pertama SMA/MA Berjalan Baik

logo-dikdas

RKN- Kementerian Pendidikan mengklaim bahwa Ujian Nasional 2017 untuk siswa Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aaliyah (SMA/MA) yang dimulai serentak di seluruh Indonesia hari ini, Senin (10/4/2017) hari ini berjalan lancar.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Daryanto mengatakan, hasil Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud), sebanyak 1,8 juta peserta UN SMA/MA mengikuti perhelatan tahun ini.
“Sampai saat ini berjalan dengan baik. Dari 1,8 juta peserta, 63,20 persen melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” kata Daryanto di Kemendikbud, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).
Dirinya menjelaskan sebanyak 9.661 sekolah menggelar UNBK, dan 10.892 sekolah melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).
“Menariknya tahun ini untuk mensukseskan UNBK, satuan pendidikan penyelenggara bersinergi dengan SMP/Madrasah Tsanawiyah, SMA/MA dan SMK. Sehingga dari 9.661 sekolah penyelenggara UNBK, ada 7.689 sekolah pelaksana UNBK mandiri dan 1.972 sekolah bergabung ke SMP/MTs dan SMK,” katanya.
Daryanto menjelaskan, ada tiga provinsi yang 100 persen sekolahnya menyelenggarakan UNBK SMA/MA.
Diantaranya, Provinsi Bangka Belitung, Provinsi DI Yogyakarta dan DKI Jakarta.
“Sementara 1.145.341 siswa yang mengikuti UNBK dan 666.878 yang mengikuti UN berbasil kertas dan pensil,” kata Daryanto.
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, tidak ada kendala yang terjadi seputar tertib UN, yang berdampak signifikan pada pelaksanaan UN.
“Di SMAN 46, ada kendala teknis untuk penggunaan ruang lab, tapi itu bisa diatasi, ada juga para peserta yang ditemukan membawa telepon genggam ke ruang ujian, padahal itu tidak diperbolehkan,” katanya.
Dirinya hanya berharap, para siswa dan pihak sekolah tetap konsisten untuk menjunjung tinggi kejujuran, melalui pelaksanaan UN sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar.”Bagi seluruh siswa dan pihak sekolah SMA/MA, selamat mengikuti dan menyelenggarakan UN, tetaplah konsisten untuk menjunjung tinggi kejujuran pada pelaksanaan UN ini,” katanya.

selengkapnya
Berita UtamaInfo Berita

Hasil SNMPTN Diumumkan 26 April, Pendaftaran SBMPTN dibuka Hari ini

20160601606_1

Sekolah Click – Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Ravik Karsidi menyatakan proses seleksi melalui SNMPTN telah berlangsung dan panitia akan mengumumkan siapa saja yang diterima di PTN pada 26 April.

Sedangkan penerimaan mahasiswa baru melalui tes tertulis atau SBMPTN mulai dibuka hari ini dan berakhir pada 5 Mei 2017 pukul 22.00 WIB.

Tahun ini, panitia juga menargetkan jumlah peserta SBMPTN berbasis komputer meningkat dari sebelumnya 2.500 peserta menjadi 30.000 peserta.

Khusus pendaftar SBMPTN berbasis komputer akan dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap pertama mulai 11 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 25 April 23.59 WIB atau tanggal sebelumnya hingga kuota tahap pertama habis.

Kemudian tahap kedua, mulai t11 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 5 Mei pukul 23.59 WIB. Pelaksanaan ujian sendiri baik kertas dan komputer pada 16 Mei 2017. Ujian keterampilan pada 17 Mei dan 18 Mei. Sedangkan untuk pengumuman SBMPTN pada Selasa (13 Juni).

Pendaftaran SBMPTN dilakukan secara online. Siswa kelas XII maupun alumni SMA/sederajat bisa mempelajari tata cara pendaftaran secara lengkap dapat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id.

 

SUMBER : ANTARANEWS

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Plt Gubernur DKI Pantau UNBK, Pengawas Jangan Tekan Siswa

20170410_093131

SC-Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, berharap pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA di Ibukota agar berjalan sukses dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kita harus mampu melaksanakan UN yang jujur dan transparan,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan UN hari pertama di SMAN 3, Jl Taman Setiabudi, Jaksel, Senin (10/4) pagi.

Soni datang ke sekolah tersebut, beberapa menit menjelang dimulainya pelaksanaan sesi pertama, UN yang mengujikan materi Bahasa Indonesia. Kedatangan Soni di lokasi disambut Kepala Dinas Pendidikan Sopan Andrianto, Walikota Tri Kurniadi, Kepala SMAN 3 Ratna Budiarti, dan lainnya.

Pada kesempatan itu, ia memberi pengarahan singkat yang intinya melaksanakan ujian secara jujur. “Jujur itu tidak nyontek. Tidak nyontek, berarti punya persiapan sebelumnya,” pesannya kepada para siswa.

Beberapa menit kemudian, para siswa masuk kelas untuk mengikuti ujian, setelah melakukan foto bersama. “Saya tidak perlu masuk kelas, nanti malah mengganggu,” ujarnya sambil mengintip salah satu ruangan. Terlihat para murid sedang khusuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Soni juga berpesan kepada pengawas agar pelaksanaan UN SMA dan sederajat dilakukan secara profesional. “Tiap ruang harus diawasi sebagaimana mestinya, namun jangan membuat para peserta UN menjadi tertekan sehingga tidak bisa konsentrasi,” ujar Soni lalu pamitan.

Pasalnya, Soni harus segera menghadiri acara pengukuhan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia di Balai Kartini yang sesuai jadwa dihadiri Presiden Joko Widodo.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

SMPN 279 Jakut Minta Dibuatkan Zebra Cross

Screenshot_2017-04-03-13-58-37-1

SK- Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan siswa-i di SMPN 279 Jakarta Utara, Pihak sekolah meminta kepada Sudinhub Jakarta Utara untuk dibuatkan zebra Cross sebagai sarana siswa menyebrang jalan.

Puji Priyono Kepala Sekolah SMPN 279 Jakarta Utara menjelaskan, usulan dan keinginan dibuatnya zebra Cross ini karena permintaan orangtua murid. Mengingat akses keberadaan sekolah di Jl. Mahoni No. 44, Lagoa, Kec. Koja, Kota Jakarta Utara ini merupakan jalan umum yang dilalui banyak kendaraan.

“Sarana yang dibangun pemerintah saat ini sudah dibuatkan trotoar bagi siswa pejalan kaki. Tinggal sarana zebra cross saja yang belum dibuatkan” kata Puji Priyono.

Menanggapi hal ini, Benhard Hutajulu Kasudinsos Jakarta Utara mengapresasi usulan orangtua murid maupun pihak sekolah untuk dibuatkan zebra cross. “Kita akan usulkan tahun ini. Karena anggaran saat ini belum turun. Tapi kami janji akan membuatkannya” tuturnya.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Hari Ini Bagi Raport Bayangan, Tolak Ukur Siswa Capai Nilai KKM

rumus-menghitung-nilai-raport-sd-smp-sma

SEKOLAH- Hari ini serentak seluruh sekolah SMPN maupun swasta memberikan nilai raport bayangan sebagai tolak ukur siswa dalam pencapaian KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal). Tujuan pemberian raport bayangan agar siswa didik dapat mencapai hasil belajar disekolah tersebut. KKM Ini bervariasi tergantung pihak sekolah dalam melaksanakan kurikulum dalam sistem pelajaran di pendidikan, baik menggunakan kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) 2006  maupun sistem K- 13 (Kurikulum 2013) yakni kurikulum yang berbasis kompetensi dengan standard yang ditetapkan oleh KTSP dengan prinsip tiga aspek penilaian pencapaian KKM yakni aspek pengetahuan, aspek ketrampilan dan aspek prilaku  dan sikap.

“Jadi pembagian raport bayangan ini sebagai kriteria KKM siswa itu dihitung bukan ditebak, sehingga menghasilkan pencapaian maksimal dalam belajar” kata Supriyo Kepala Sekolah 277 Jakarta Utara.

Senada disampaikan, Yusup Corua, pembagian raport bayangan ini sebagai tolak ukur siswa dalam mencapai hasil belajar peserta didik sebenarnya sehingga bisa menjadi pedoman kesiapan siswa dalam menghadapi ujian akhir semester nanti. Dan siswa bisa menghitung sejauh mana hasil belajar sebelum melakukan ujian sebenarnya. “Pencapaian nilai KKM di raport bayangan nantinya bersanding dengan nilai pencapaian pada UAS di raport” ujarnya.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo BeritaKegiatan Sekolah

SMPN 277 Jakut Salah Satu Sekolah Adiwiyata 2017

20170329_124203

Jakut- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 277 Jakarta Utara di tunjuk oleh pihak Pemerintah Kota Jakarta Utara menjadi salah satu dari 6 sekolah yang mewakili Jakarta Utara dalam lomba Sekolah Adiwiyata. Suatu kehormatan bagi sekolah SMPN 277 bersama 5 SMPN lainnya di Jakarta Utara.

Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam upaya rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dahulu dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah dapat ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.

Menurut Supriyo Kepsek 277 Jakarta Utara tujuan terbentuknya sekolah Adiwiyata ini  menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru, murid dan pekerja lainnya), sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya – upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Ini langkah awal mendidik anak-anak usia dini agar kepedulian pada lingkungan  sekolah bisa diterapkan di rumahnya, karena kewajiban untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kebersihan dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yang terkecil, dan dimulai saat ini juga” kata Supriyo.

Ditambahkan Supriyo,  mengembangkan Program Adiwiyata yakni Kebijakan, Kurikulum, Kegiatan, dan Sarana Prasarana. Sehingga secara terencana Pengelolaan aspek-aspek tersebut harus diarahkan pada indikator yang telah ditetapkan dalam program Adiwiyata. Diantaranya Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan,Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Berbasis Parisipatif dan Sarana dan Prasarana Pendukung Ramah Lingkungan.

“Saat ini disekolah kita sudah ada bank sampah pilah, apotik hidup serta program  jum,at bersih” tuturnya.

 

 

selengkapnya
Info Berita

Didik Siswa Imtak, SMPN 277 Jakut Gelar Shalat Jum’aat Berjamaah

Screenshot_2017-03-24-12-34-04-1

BRS- Untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi siswa SMPN 277 Jakarta Utara, pihak sekolah setempat menggelar shalat jum’at berjamaah di halaman sekolah.

Tujuan digelar shalat juma’at berjamaah ini menurut Priyo Kepala Sekolah SMPN 277 Jakut menerangkan bahwa pendidikan pada umumnya dan khususnya pendidikan agama, tujuannya tidaklah sekedar proses alih budaya atau ilmu pengetahuan, tetapi juga proses alih nilai-nilai ajaran Islam kepada siswa yang beragama Islam.

Tujuan Islam pada hakikatnya menjadikan manusia yang bertaqwa, manusia yang dapat mencapai kesuksesan hidup di dunia dan akherat (muflikhun). Pendidikan merupakan usaha seorang pendidik guna mempersiapkan anak didik agar menjadi pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat.

Proses pendidikan dapat berlangsung dalam keluarga, sekolah dan masyarakat.

“Jadi selain mereka punya bekal ilmu pengetahuan juga memiliki keimanan dan ketaqwaan dalam melaksanakan ibadah” kata Priyo.

Dengan harapan, setelah lulus dari SMPN 277 Jakarta, anak-anak memiliki bekal keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan kewajibannya. “Insya Allah kalau Imtak dimulai sejak dini, saat dewasa akan menjadi orang-orang yang bermanfaat.(Red)

selengkapnya
1 26 27 28
Page 28 of 28