close

Berita Utama

Berita SekolahBerita UtamaSerba-serbi

Warga SMPN 266 Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak Arteri Marunda

Screenshot_2017-04-05-07-56-59-1

SCK- Warga maupun orangtua murid SMPN 266 Jakarta Utara meminta kepada pemerintah segera memperbaki Jalan Arteri Marunda yang semakin hari rusaknya kian parah.

Akibat kerusakan jalan ini, kerap kali terjadi kecelakaan yang menimpah siswa belajar di kawasan itu.

“Kami meminta kepada pihak yang bertanggung jawab untuk secepatnya memperbaiki jalan ini. Karena kami sebagai orang tua kuatir jika anak kami berangkat ke sekolah” ujar Sapri 34, warga RW 4 Marunda.

Sugiman Lurah Cilincing membenarkan  keluhan yang disampaikan warganya soal jalan rusak di Arteri Marunda. Sebab akses ini merupakan jalan vital dimana banyak di lalui kendaraan serta masyarakat umum.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

SMPN 279 Jakut Minta Dibuatkan Zebra Cross

Screenshot_2017-04-03-13-58-37-1

SK- Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan siswa-i di SMPN 279 Jakarta Utara, Pihak sekolah meminta kepada Sudinhub Jakarta Utara untuk dibuatkan zebra Cross sebagai sarana siswa menyebrang jalan.

Puji Priyono Kepala Sekolah SMPN 279 Jakarta Utara menjelaskan, usulan dan keinginan dibuatnya zebra Cross ini karena permintaan orangtua murid. Mengingat akses keberadaan sekolah di Jl. Mahoni No. 44, Lagoa, Kec. Koja, Kota Jakarta Utara ini merupakan jalan umum yang dilalui banyak kendaraan.

“Sarana yang dibangun pemerintah saat ini sudah dibuatkan trotoar bagi siswa pejalan kaki. Tinggal sarana zebra cross saja yang belum dibuatkan” kata Puji Priyono.

Menanggapi hal ini, Benhard Hutajulu Kasudinsos Jakarta Utara mengapresasi usulan orangtua murid maupun pihak sekolah untuk dibuatkan zebra cross. “Kita akan usulkan tahun ini. Karena anggaran saat ini belum turun. Tapi kami janji akan membuatkannya” tuturnya.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Hari Ini Bagi Raport Bayangan, Tolak Ukur Siswa Capai Nilai KKM

rumus-menghitung-nilai-raport-sd-smp-sma

SEKOLAH- Hari ini serentak seluruh sekolah SMPN maupun swasta memberikan nilai raport bayangan sebagai tolak ukur siswa dalam pencapaian KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal). Tujuan pemberian raport bayangan agar siswa didik dapat mencapai hasil belajar disekolah tersebut. KKM Ini bervariasi tergantung pihak sekolah dalam melaksanakan kurikulum dalam sistem pelajaran di pendidikan, baik menggunakan kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) 2006  maupun sistem K- 13 (Kurikulum 2013) yakni kurikulum yang berbasis kompetensi dengan standard yang ditetapkan oleh KTSP dengan prinsip tiga aspek penilaian pencapaian KKM yakni aspek pengetahuan, aspek ketrampilan dan aspek prilaku  dan sikap.

“Jadi pembagian raport bayangan ini sebagai kriteria KKM siswa itu dihitung bukan ditebak, sehingga menghasilkan pencapaian maksimal dalam belajar” kata Supriyo Kepala Sekolah 277 Jakarta Utara.

Senada disampaikan, Yusup Corua, pembagian raport bayangan ini sebagai tolak ukur siswa dalam mencapai hasil belajar peserta didik sebenarnya sehingga bisa menjadi pedoman kesiapan siswa dalam menghadapi ujian akhir semester nanti. Dan siswa bisa menghitung sejauh mana hasil belajar sebelum melakukan ujian sebenarnya. “Pencapaian nilai KKM di raport bayangan nantinya bersanding dengan nilai pencapaian pada UAS di raport” ujarnya.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo BeritaKegiatan Sekolah

SMPN 277 Jakut Salah Satu Sekolah Adiwiyata 2017

20170329_124203

Jakut- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 277 Jakarta Utara di tunjuk oleh pihak Pemerintah Kota Jakarta Utara menjadi salah satu dari 6 sekolah yang mewakili Jakarta Utara dalam lomba Sekolah Adiwiyata. Suatu kehormatan bagi sekolah SMPN 277 bersama 5 SMPN lainnya di Jakarta Utara.

Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam upaya rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dahulu dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah dapat ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.

Menurut Supriyo Kepsek 277 Jakarta Utara tujuan terbentuknya sekolah Adiwiyata ini  menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru, murid dan pekerja lainnya), sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya – upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Ini langkah awal mendidik anak-anak usia dini agar kepedulian pada lingkungan  sekolah bisa diterapkan di rumahnya, karena kewajiban untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kebersihan dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yang terkecil, dan dimulai saat ini juga” kata Supriyo.

Ditambahkan Supriyo,  mengembangkan Program Adiwiyata yakni Kebijakan, Kurikulum, Kegiatan, dan Sarana Prasarana. Sehingga secara terencana Pengelolaan aspek-aspek tersebut harus diarahkan pada indikator yang telah ditetapkan dalam program Adiwiyata. Diantaranya Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan,Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Berbasis Parisipatif dan Sarana dan Prasarana Pendukung Ramah Lingkungan.

“Saat ini disekolah kita sudah ada bank sampah pilah, apotik hidup serta program  jum,at bersih” tuturnya.

 

 

selengkapnya
Berita UtamaKegiatan Sekolah

Peserta Didik SMAN 114 Cilincing Ikut Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

sma pelatihan kebakaran

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Utara terus memberikan sosialisasi mengenai pemadaman kebakaran kepada warga. Tidak terlepas juga siswa atau peserta didik.

Senin (27/3), Sudin PKP Jakarta Utara memberikan pelatihan kepada 150 peserta didik SMA Neger 114 Cilincing. “Mereka diberikan pengetahuan penyebab kebakaran dan cara memadamkannya,” jelas Kasudin PKP Jakarta Utara, Satriadi Gunawan.

Satridi mengatakan, kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, karena itu pengetahuan mengenai penyebabnya dan cara penanggulangannya itu sangat penting.

“Kami tidak hanya memberikan pengetahuan. Para peserta didik langsung mempraktekan pemadaman kebakaran. Petugas Sudin PKP yang langsung memberikan pelatihan,” tandas Satriadi.

selengkapnya
Berita SekolahBerita Utama

Asminra Ajak Peserta Didik SMAN 114 Jauhi Aksi Kekerasan

apel di SMAN 114

Peserta didik atau pelajar SMA Negeri 114 Cilincing, Jakarta Utara, diajak Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman untuk menjauhi aksi kekerasan di lingkungan sekolah ataupun diluar sekolah.

“Jika masih ditemukan adanya tindakan kekerasan maka akan diberikan sangsi yang sangat berat. Oleh karena itu, mari kita cegah dan mengantisipasi sesuatu hal supaya tidak menyulut aksi kekerasan yang membawa pengaruh negatif,” ucap Wawan yang bertindak mewakili Walikota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi di apel pagi yang digelar Senin (27/3).

Pendidikan, lanjut Asminra merupakan salah satu unsur paling penting dalam meningkatkan kualitas manusia. Dimana kualitas manusia adalah sumber kemajuan dan perubahan untuk memajukan bangsa. Bahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki komitmen yang tinggi terhadap dunia pendidikan.

“Hal ini diwujudkan melalui berbagai program kebijakan antara lain, anggaran pendidikan yang besar dalam APBD, program wajib belajar 12 tahun, program KJP, perbaikan prasarana dan sarana pendidikan dan sebagainya. Anak-anak ini akan menggantikan kita sebagai generasi penerus bangsa di masa depan. Bimbinglah mereka dengan sebaik-baiknya supaya menjadi SDM yang berkualitas. Semangat terus untuk belajar karena itu langkah untuk mempersiapkan masa depan kalian,” tambah Wawan dihadapan ratusan siswa siswi SMAN 114 Cilincing.

Selain pelaksanaan upacara bendera, juga dilakukan sejumlah kegiatan sosialisasi guna meningkatkan pengetahuan guru dan peserta didik. Adapun kegiatan yang dilakukan di lingkungan sekolah SMAN 114 Cilincing meliputi sosialisasi bahaya narkoba dari BNNK, sosialisasi mengenai persyaratan izin mengemudi serta peraturan tata terib berlalu lintas.

Kemudian penanggulangan kebakaran dan penyelamatan serta demo penanggulangan kebakaran, sosialisasi makan sehat dan pemeriksaan makanan di kantin oleh Sudin Kesehatan, sosialisasi penanggulangan HIV-AIDS oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kota Jakarta Utara.

“Berbagai kegiatan sosialisasi ini bisa jadi tambahan ilmu dan pengetahuan untuk adik-adik semua. Simak dan serap materi serta teori yang diberikan para petugas,” pesan Wawan didampingi Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakut, Benhard Hutajulu, Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Satriadi Gunawan, Camat Cilincing, Purnomo dan unit terkait lainnya.

selengkapnya
Berita SekolahBerita Utama

42 Sekolah di Jakarta Utara Dapat Penghargaan Adiwiyata

sekolah adiwiyata

Sebanyak 42 sekolah di Jakarta Utara, mendapat penghargaan sekolah Adiwiyata dari Pemerintah Kota Jakarta Utara. Jumat (24/3) pagi Walikota Jakarta Utara menyerahkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Jakarta Utara kepada 42 tersebut.

“Ada 23 Sekolah tingkat SD, 16 tingkat SMP dan 3 tingkat SMA. Sekolah ini yang berprestasi dalam menerapkan sekolah yang berwawasan lingkungan. Dimana lingkungan sekolah akan semakin nyaman dan menambah semangat dalam proses belajar mengajar,” papar Wahyu Haryadi di Halaman Plaza Barat, Kantor Walikota Jakarta Utara.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan senam pagi primadona. “Ini sebagai bentuk apresiasi dari Pemkot Jakarta Utara. Saya harapkan bisa memotivasi sekolah lainnya untuk ikut menerapkan sekolah berwawasan lingkungan baik di tingkat kota, provinsi ataupun nasional,” tambah Wahyu.

Wahyu berharap, sekolah di Jakarta Utara bisa kembali meraih penghargaan adiwiyata tingkat nasional maupun adiwiyata mandiri. “Selain pelajarnya yang berprestasi, lingkungan serta unsur sekolahnya pun harus mendapatkan prestasi yang membanggakan,” pungkas Walikota.

selengkapnya
Berita SekolahBerita Utama

Walikota : Jangan Ada Siswa Tak Ikut Ujian Lantaran Tak Bayaran Sekolah

no thumb
RKN-Walikota Jakarta Utara meminta kepada pihak Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara melakukan pengawasan pada sekolah-sekolah swasta menjelang ujian semester maupun ujian nasional.
Peringatan ini terkait masih adanya laporan masyarakat tentang anak-anak mereka yang tidak bisa ikut ujian lantaran belum menyelesaikan tunggakan iuran sekolah maupun pembayaran lainnya.
“Beberapa waktu lalu saya terima laporan adanya siswa yang tak ikut ujian karena tak meyelesaikan bayaran sekolah. Apalagi siswa itu penerima KJP” tegas Wahyu Haryadi Walikota Jakarta Utara.
Menanggapi hal ini, Khairul Kasudin Pendidikan Dasar Dan Menengah Jakarta Utara II melalui pesan Watsupnya akan melakukan pengawasan dan pengecekan pada sekolah-sekolah swasta yang tak memperbolehkan siswanya ikut ujian lantaran tak menyelesaikan tunggakan iuran sekolah.
“Setahu saya sepanjang siswa terdaftar dalam dapodik, siswa tetap bisa ikut ujian, jika ada penolakan laporkan ke kantor kami” ujarnya.
selengkapnya
Berita UtamaKegiatan Sekolah

Apel Pagi di SMA 18 Warakas Disertai Sosialisasi Dua Sudin dan BNN Jakut

wp-1488166845035-660×330

Sesuatu yang berbeda dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Utara di SMA 18, Warakas, Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (27/2)/pagi.

Selain menggelar apel, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan juga menggelar sosialisasi penanggulangan kebakaran. Tidak ketinggalan juga Suku Dinas Perhubungan dan BNN Kota Jakarta Utara.

“Ke depan kegiatan sosialisasi seperti ini akan terus dilakukan. Ini penting buat siswa, terutama masalah narkoba agar mereka tahu bahaya narkoba dan tidak terjerumus,” ungkap Wakil Walikota Jakarta Utara Yani Wahyu Purwoko yang juga memimpin apel pagi di SMA 18.

Yani juga mengingatkan kepada pihak sekolah agar mendata warga usia sekolah yang belum bersekolah. “Segera lakukan pendataan dengan berkeliling ke warga,” ucap Yani.

Dalam apel pagi ini, juga hadir sejumlah pejabat seperti Kabag Kesra, Kasudin Pendidikan Wilayah I, Kasudin Perhubungan, Camat Tanjung Priok dan Lurah Warakas.

selengkapnya
1 28 29 30
Page 30 of 30