close

Berita Utama

Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Hilangkan Rasa Takut USBN & UNBK,SMAN 73 Beri Motivasi Siswa Lewat MABIT

IMG-20190313-WA0022

SCK- Sebagai program persiapan ujian bagi kelas 12, SMAN 73 Jakarta Utara mengadakan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa). MABIT, adalah kegiatan yang di lakukan pada malam hari yang bertujuan untuk membina iman dan taqwa seseorang untuk menjadi lebih baik lagi daripada yang sebelumnya.

 

Di MABIT yang Dilakukan oleh Rohis SMAN 73 Jakarts banyak yang di lakukan untuk bisa membina iman dan taqwa seseorang yaitu diantaranya para siswa disini dibekali, untuk belajar shalat tahajjud, dhuha, dan berdzikir, dan sekaligus mempererat tali silaturrohim antara dewan asatid dan wali santri.

“Dengan Malam Bina Iman Taqwa (MABIT) diharapkan para Peserta Didik SMAN 73 memiliki bekal iman, dan Mental yg kuat dalam menghadapi USBN dan UNBK tahun 2019 ini. Dan semoga mereka semua tercapai cita citanya di Dunia dan di akhirat” ujar Ustd Hambali.

Ka.Sekolah SMAN 73 Jakarta menambahkan, banyak manfaat dan faedah dari kegiatan Mabit ini yakni,
Meningkatkan iman dan taqwa para pelajar, Lebih mendekatkan diri mereka kepada Allah, Menumbuhkan muhasabah (introspeksi diri) yaitu perilaku dan tutur kata mereka yang baik dan mulia selama ini belum dioptimalkan. Mereka banyak mengisi waktunya dengan perbuatan yang sia-sia dan tidak bernilai ibadah, Kesempatan melakukan riyadhah (latihan), Berupaya menjadi hamba yang takwa, Pelajar menjadi terbiasa menjalankan shalat-shalat sunah yang biasa dilakukan Rasulullah Saw dan Pelajar bisa lebih menghargai waktu.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini semua siswa berperilaku akhlakul karimah(berakhlak mulia), taat menjalankan perintah Allah, cerdas dan bermanfaat banyak buat orang lain, bangsa, negara dan agama” tuturnya.

Bahkan Mabit ini juga, melatih serta mental siswa dalam menghadapi ujian baik USBN,UNBK dan ujian lainnya

 

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Siswa& Guru SMP Kesetrum & Satu Meninggal

no thumb

SCK- Dua orang murid dan satu orang guruSMP At Taufiq, di Jalan Kebantenan RT 007/RW 07, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa, kesetrum listrik.

DUA orang murid dan satu orang guru SMP At Taufiq, di Jalan Kebantenan RT 007/RW 07, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (5/3/2019) kesetrum listrik.

Bahkan seorang di antaranya meninggal dunia.

Ketua RT 007/RW 07 Semper Timur, Hasyim Iskandar mengatakan tiga korban kesetrum listrik itu masing-masing yakni Rafly dan Heru, murid SMP At Taufiq dan Cepy, guru SMP At Taufiq.

Pagar rumah warga yang mengakibatkan dua orang murid dan seorang guru SMP At Taufiq, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara kesetrum listrik, Selasa (5/3/2019)

Dua orang murid dan satu orang guruSMP At Taufiq, di Jalan Kebantenan RT 007/RW 07, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa, kesetrum listrik.

DUA orang murid dan satu orang guru SMP At Taufiq, di Jalan Kebantenan RT 007/RW 07, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (5/3/2019) kesetrum listrik.

Bahkan seorang di antaranya meninggal dunia.

Ketua RT 007/RW 07 Semper Timur, Hasyim Iskandar mengatakan tiga korban kesetrum listrik itu masing-masing yakni Rafly dan Heru, murid SMP At Taufiq dan Cepy, guru SMP At Taufiq.

“Peristiwanya kurang lebih jam setengah 7 sampai jam 7 itu kejadiannya. Dan saya diberitahukan oleh warga kurang lebih jam setengah 8,” katanya, Selasa (5/3/2019).

Mendapat informasi tersebut dirinya langsung meluncur ke lokasi dan setibanya di sana mendapati ketiga korban sudsh tergeletak di gang jalan.

Berdasarkan info yang diperoleh, ketiganya korban kesetrum listrik.

“Info pertama saya dapat mereke kesetrum karena memegang pagar rumah warga,” katanya.

Tidak lama setelah kejadian, ketiga korban langsung dibawa ke RSUD Cilincing, Jakarta Utara.

Namun informasi terakhir, satu di antara ketiga korban yang kesetrum listrik meninggal dunia.

“Saya baru mendengar kabar tadi jam 10an korban 1 atas nama Rafly meninggal dunia. Jadi sementara itu yang saya ketahui sebagai Ketua RT,” katanya.

 

Sumber :wartakotalive

 

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

1.470 Pelajar di Jakut Sudah Rekam E KTP

20190219_095758

SCK- Sebanyak 1.470 pelajar berusia 17 tahun di Jakarta Utara telah melakukan rekam data untuk KTP elektronik atau e_KTP. Sisanya, sekitar 2.000, masih terus dilakukan oleh Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara.

Walikota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau, mengatakan perekaman data e-KTP bagi pelajar yang telah 17 tahun amat penting. Terlebih, dengan akan diselenggarakan pesta demokrasi Pemilu pada tahun ini.

“Karena dengan memiliki KTP elektronik ini, pelajar yang telah berusia 17 Tahun mulai diikutsertakan untuk menyalurkan hak suaranya pada Pemilu,” ungkapnya saat menyaksikan proses perekaman EKTP bagi pelajar di SMAN 75 Jakarta, Selasa (19/2).

Sementara itu, Kasudin Dukcapil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat, mengatakan telah melakukan rekam data EKTP kepada 1.470 pelajar yang telah berusia 17 tahun, dari target 3.474 pelajar yang ada di Jakarta Utara.

“Jumlah itu dari 60 sekolah, dan baru kita datangi 27 sekolah agar anak-anak yang masuk usia 17 tahun bisa terekam, divalidasi dan dicetak KTP elektroniknya,” terang Erik. Selain melalui pelayann jemput bola, para pelajar pun dapat perekaman di kantor kelurahan.

 

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Jelang UNBK 2019, SMPN 123 Jakut Buka Layanan Prima

20180418_115909

SCK-Selain melakukan pendalaman materi,try out serta Kombel (kelompok belajar) dalam persiapan menghadapi UNBK SMP April 2019 nanti, SMPN 123 Jakarta Utara membuka layanan prima untuk siswa kelas 9 .

Castiwan Ka SMPN 123 Jakarta Utara menjelaskan, pelayanan prima yang di programkan adalah menerima pengaduan siswa yang kuram paham dalam mempelajari mata pelajaran UNBK siap ditindak lanjuti.

“Jadi jika ada siswa baik individu maupun kelompok yang kesulitan pada mapel UNBK bisa langsung di jawab oleh guru yang bersangkutan baik lewat telpon atau WA” kata Castiwan.

Jadi pemantapan materi bagi siswa bisa menggunakan layanan prima ini. Dan layanan ini dinamakan layanan prima 0621. Artinya siswa belajar sejak pukul 06.30 pagi. Dan jika masih kurang paham bisa di layani diluar jam belajar hingga pukul 21.00 malam.

“Layanan ini merupakan kerjasama semua pihak, baik sekolah,guru mapel,orangtua dan siswa” tuturnya.

Dan tahun 2019 ini ada 246 Siswa SMPN 123 Jakut ikut UNBK

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

1.040 peserta Ikuti Turnamen SMADU CUP 2019

20190216_081619

SKC-Sebanyak 1.040 peserta dari 54 sekolah dari tingkat SMP dan SMA ikut serta dalam turnamen SMADU CUP 2019. Sebanyak 8 cabang yang terbagi dalam olahraga, kesenian dan E-Sport.
Turnamen ini dibuka oleh Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara wilayah II.

Drs. Dudung Durakhim, M.Pd Kasie Pendidikan Menengah Suku
Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara menuturkan, seyogyanya event ini bisa jadi tolak ukur pencarian bibit serta ajang silahtuhrahmi antar siswa. Dan Suku Dinas Pendidikan mengharapkan peran serta pemain mengedepankan fair play.

“Jadi tim yang kalah harus menerima, begitu juga tim yang menang tidak berbesar hati atau mengejek tim yang kalah” tutur Dudung Durakhim didampingi Ridoan Siregar, M.M Kepala SMAN 52 Jakarta.

Sementara itu, Karina Larasati Ketua OSIS SMAN 52 Jakarta menjelaskan event SMADU CUP 2019 diselenggarakan pada tanggal 16 Februari – 23 Maret 2019. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu Minggu serta usai jam pulang sekolah.

“Jadi teman-teman jika ada waktu, ayo ramaikan event ini, dukung tim sekolahnya dan tetap menjaga sportivitas serta kondusifitas” tuturnya.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

DPRD DKI Dukung Penambahan SLB Negeri Tahun 2019

20190215_195429

SKC- Untuk menyiapkan sarana pendidikan sekolah luar biasa (SLB) Negeri di Jakarta, masyarakat sangat membutuhkannya. Pasalnya fasilitas pendidikan ini sangat minim.

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad, mendukung upaya pemprov untuk menambah Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) pada tahun ini.

Menurut dia, delapan SLBN yang ada saat ini memang masih ideal untuk melayani pendidikan bagi anak didik berkebutuhan khusus di DKI Jakarta.

“Kami mendukung upaya pemprov untuk memberikan layanan serta fasilitas pendidikan yang sama pada seluruh masyarakat,” ujar Ramly, Jumat (15/2).

Dia menambahkan, idealnya setiap kecamatan memiliki satu SLBN untuk mempermudah akses anak didik berkebutuhan khusus.

“Selain fasilitasnya, juga harus disiapkan tenaga pendidiknya hingga anak berkebutuhan khusus terdidik dengan baik dan benar,” tandasnya.

 

 

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Latih Mental & Materi, SMA Muhamadiyah 23 Jakarta Gelar Simulasi SBMPTN

IMG-20190211-WA0026

Jakarta- Untuk mempersiapkan mental dan kesiapan peserta didiknya menghadapi SBMPTN 2019 bekerjasama dengan Bimbel Eduprime mengadakan simulasi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) serentak se-Indonesia pada tanggal 13 April -26 Mei 2019.

Simulasi SBMPTN tersebut bertujuan untuk melihat kesiapan siswa dalam menghadapi UTBK SBMPTN yang sesungguhnya. UTBK SBMPTN akan dilaksanakan 13 april_ 26 mei 2019 mendatang.

Ahmad Akhyar, S.E Kepsek SMA muhammadiyah 23 Jakarta menuturkan simulasi ini bertujuan
melatih kesiapan mental siswa dalam menghadapi UTBK juga pengenalan metode baru sistem penerimaannya.

“Kami menyiapkan para lulusan SMA Muhamadiyah 23 Jakarta agar banyak diterima pada PTN Favorit. Dan simulasi ini menjadi pilihan siswa-siswi yang melanjutkan kejenjang calon mahasiswa” tuturnya .

 

Senada diutarakan Tri Wulandini, M.Pd Wakepsek kurikulum bahwa simulasi UTBK SBMPTN yang bekerjasama dengan Eduprime ini bertujuan agar siswa lebih siap memilih PTN dan prodi serta rekomendasi-rekomendasi yang dapat dipahami, mengatur waktu maupun pengenalan metode baru termasuk uji kemampuan, mengetahui trik pengerjaan soal,dan bahan pertimbangan memilih jurusan.

“Harapan saya semoga siswa kami mencapai hasil yang baik,percaya diri dan tidak mengecewakan” ujarnya.

 

Sementara itu menurut Marjun, S.Psi,.MM. pelaksanaan Simulasi TOO SBMPTN melalui Eduprime (akses konten digital pendidikan sekolah) ini dilaksanan se Indonesia. Salahsatunya adalah Jakarta dan sekitarnya. siswa dapat langsung memilih PTN dan Prodi serta rekomendasi sesuai dengan hasil try out.

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

SMPN 279 JU All Out Hadapi UNBK 2019

Screenshot_2017-07-31-11-07-40-1

SCK-Meski pelaksanaan UNBK SMP 2019 masih dua bulan lagi, namun upaya dan usaha di lakukan sekolah untuk mencapai hasil yang maksimal serta nilai baik buat peserta didiknya.

Seperti yang di utarakan, Puji Priyono kepada media online sekolahclick, peserta didik, sekolah, pengajar serta orang tua murid bersama-sama all out menghadapi UNBK 2019 ini.

“Saya yakin dengan niat belajar anak anak, dukungan orangtua siswa, perjuangan para guru, doa kita semua, Insya Allah hasil yang dicapai memuaskan” ujarnya.

Ditambahkan, Puji Priyono sedikitnya ada 211 peserta didiknya yang akan ikut UNBK SMPN 2019 ini. Persiapan yang dilakukan dengan membentuk kombel (kelompok belajar) membahas soal soal UNBK, Pendalaman materi (PM) serta menambah jam masuk sekolah khusus kelas 9, sebelumnya masuk jam 6.30 pagi menjadi jam 6.10 pagi.

“Menambah jam waktu belajar ini dilakukan seminggu dua kali sejak bulan Desember ” tuturnya.

Rara siswa kelas 9 SMPN 279 membenarkan, aktivitas kegiatan belajar menghadapi UNBK, persiapannya sudah dilakukan sejak Desember 2018 lalu. “Doaiin aja pak! agar usaha dan perjuangan kami mencapai hasil yang baik”sahutnya.

 

selengkapnya
Berita SekolahBerita Utama

Tingkatkan Kualitas UNBK, Try Out SMPN 289 JU Gunakan Sistem CBT

IMG-20190213-WA0016

SKC-Untuk meningkatkan kualitas UNBK 2019 tanggal 22-25 April 2019 pihak SMPN 289 Jakarta menggelar Try Out dengan menggunakan sistem CBT.

Menurut Yusuf Corua Kepala Sekolah SMPN 289 Jakarta menuturkan pihaknya menerapkan sistem computer based test (CBT) ini pada pelaksanaan Try Out disekolah, banyak manfaatnya yakni peserta ujian memilih jawaban benar pada layar komputer, kemudian melatih membiasakan mengoperasikan komputer seperti memindahkan kursor untuk menentukan jawaban,menghapus jawaban salah tanpa alat penghapus dan menghilangkan rasa gugup menyebabkan produksi keringat meningkat.

“Jika anak anak sudah terbiasa atau beradaptasi dengan alat, Insya Allah pada UNBK nanti tak lagi gugup maupun takut” Ujar Yusuf Corua.

Berbeda cara konvensional yang sudah biasa dipakai paper based test (PBT), siswa harus mempersiapkan alat bantu penghapus dan pensil khusus namun cara menghapus juga harus diperhatikan seksama. Jika penghapus dan cara menghapusmu kasar, maka akan membuat kertas rentan berlubang.

“Untuk itu sistem CBT kita praktekan dalam Try Out memudahkan anak anak jika ingin melakukan corat-coret di atas kertas soal secara  langsung tidak perlu alat bantu hapus” sahutnya.

Selain itu juga orangtua murid juga mendukung terutama penyiapan sarana seperti laptop mereka siapkan.

“Tahun ini di SMPN 289 Jakarta pelakanaaan UNBK bisa dilakukan 2 sesi” ujarnya.

Menanggapi terobosan ini Momon Sulaiman Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara didampingi Iskandar Kasie Pendidikan Dasar Wilayah II Jakarta Utara mengapresiasi usaha maupun upaya yang dilakukan SMPN 289 Jakarta untuk mencapai hasil yang baik. Ditambah lagi peran orangtua murid yang antusias agar anak anaknya bisa mendapatkan hasil yang terbaik.

“Semoga pengalaman ini menjadi tolak ukur anak anak dalam menghadapi UNBK sebenarnya dan tidak gugup dalam pelaksanaannya” ujarnya

 

selengkapnya
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

SMPN 53 Jakarta Utara Siap Hadapi UNBK 2019

IMG-20170725-WA0023

SKC- Berbagai persiapan dilakukan oleh sekolah dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) April 2019 mendatang. Salah satu di SMPN 53 Jakarta Utara.

Hal ini disampaikan Idris Kepala Sekolah SMPN 53 Jakarta Utara kepada Sekolahclick online.Diantaranya pendalaman materi (PM), Try Out, Bimbingan Belajar hingga pelaksanaan ujian Akhir Semester dengan sistem komputerisasi.

“Semua anak2 kita sudah siap, tinggal mengasah mental dan latihan sarana peralatan yang kita tingkatkan. Agar pada UNBK 2019 dimulai tak akan takut” ujar Idris Kepala Sekolah SMPN 53 Jakarta Utara.

Untuk tahun ini sedikitnya ada 345 siswa yang ikut UNBK 2019 nanti dibagi dua sesi.

selengkapnya
1 2 3 4 30
Page 2 of 30