close
1523426250116-1-1

SCK- Memasuki tahun ajaran baru sekolah, memang banyak kebutuhan yang harus di keluarkan orangtua murid. Diantaranya perlengkapan maupun peralatan sekolah serta seragam sekolah yang wajib di miliki siswa.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemda DKI Jakarta memberikan fasilitas kepada siswa tak mampu berupa KJP plus guna meringankan beban biaya tersebut.

Sayangnya, Kartu Jakarta Pintar (KJP) plus tak bisa di pakai membayar uang seragam khusus sekolah di koperasi. Dan terpaksa harus mengeluarkan kocek pribadi.

“Kalau buat beli seragam sekolah seperti putih biru, putih abu-abu dan putih merah serta pramuka bisa beli di pasar pakai KJP. Tetapi kalau seragam khas (khusus) tidak bisa beli pakai KJP” ungkap Harun 45, Warga Semper Barat yang mengantarkan keponakannya di SMPN 231 Jakarta.

Seragam khas atau khususnya itu berupa seragam batik, olahraga dan muslim. Karena seragam tersebut punya ciri khusus sekolah terkait.

Senada di sampaikan Umar 54, wali murid di SMAN 110 Jakarta. Semestinya fasilitas KJP plus bisa di gunakan di koperasi sekolah. Ia meminta Pemda DKI Jakarta dapat memberikan fasiltas KJP untuk bisa membeli seragam di koperasi sekolah.

“Kalau di pasar itu harga seragam sekolah umum harganya bisa dua kali lipat jika pakai KJP” sahutnya.

Sementara beberapa pengurus koperasi sekolah saat ditemui menuturkan bahwa penggunaan KJP membutuhkan marchand (semacam alat gesek saldo) kartu ATM. Jika ada alat tersebut, maka bisa di manfaatkan untuk pengguna KJP. Namun hingga kini banyak koperasi sekolah tak memiliki alat tersebut.

Leave a Response