close
Berita SekolahBerita UtamaInfo Berita

Pembuat Status Hoax, Ternyata Bukan Guru SMPN 30 Jakarta Melainkan Ortu Alumni

20190701_160611

SC- SMP Negeri 30 Jakarta memastikan bahwa pembuat status ‘tak usah pajang foto presiden’ yang viral bukan guru di sekolah tersebut. Pembuat status itu merupakan orang tua salah satu alumni SMPN 30 Jakarta.

“Beliau bukan guru SMPN 30,” kata Kepala SMP Negeri 30 Jakarta, M Yusup Corua, saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin (1/7/2019).

Kejadian ini berawal postingan dari akun Facebook dari akun bernama Asteria Fitriani tengah menjadi perbincangan di media sosial.

Sebab, dalam akun tersebut ia menuliskan bahwa tidak perlu lagi memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di sekolah-sekolah.

“Kalau boleh usul… Di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto Presiden & Wakil Presiden, turunin aja foto-fotonya.. Kita sebagai guru engga mau kan mengajarkan anak-anak didik kita tunduk, mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan?” tulis akun tersebut.

“Cukup pajang foto GOODBENER kita ajaa… GUBERNUR INDONESIA ANIES BASWEDAN,” sambung dia.

Karena postingan ini kemudian netizen menduga Asteria merupakan guru SMP Negeri 30 Jakarta Utara, lantaran
Ia mengaku sebagai guru di SMPN 30 Jakarta.

Bahkan kata Yusup Corua, saat dilakukan pengecekan dari mulai staf, karyawan dan guru tidak menemukan nama Asteria Fitriani “Saya berharap kepada seluruh masyarakat Jakarta Utara, dengan kejadian viralnya Larangan memasang gambar Presiden dan mengaku seorang guru SMPN 30 saya pastikan bukan “GURU” kami. Dan jangan sampai nama sekolah yang telah menghasilkan banyak anak-anak berprestasi akan rusak dengan berita “HOAX”,” Ungkap Yusup

Leave a Response